Sabtu, 30 Agustus 2014

kisah ku

ha......
hari ini kegiatan yang begitu banyak dilaksanakan. Aku berfikir apakah memang ini yang harus di jalani ? Bukan karena seperti yang orang katakan bahwa itu tidak ikhlas, hanya saja aku merasa bahwa apa yang aku lakukan hanya itu-itu saja. mungkin karena aku sudah mulai bosan dengan agenda yang terus ku jalani.

Bohong, munafik bila tak kukatakan bahwa aku terkadang menyukainya. Namun, mulai kedepannya ini

Kamis, 28 Agustus 2014

Apa Adanya Diriku

huft,,, sambil menunggu portal yang belum mau bekerja sama dengan diriku ini. Hari ini aku akan memposting sebuah puisi. 
Puisi ini aku tulis pertama  kalinya pada masa SMP kelas 3, bertemakan tentang cinta. Hahahahhah.... memang pada masa itu adalah masa puber bagi kebanyakan anak-anak remaja. 
This is my poem ...


Aku bukanlah cleopatra
yang begitu terkenal dengan kecantikannya
aku bukanlah seorang bidadari 
yang begitu indah dengan sayapnya
aku bukanlah seorang putri raja 
yang tersohor ke berbagai pelosok negeri

Aku hanyalah manusia biasa
yang butuh cinta, kasih dan sayang
dari seseorang yang mau mencintai ku
tanpa memandang kecantikan fisik 
tapi kecantikan hati 
dan satu pinta ku cintai aku apa adanya diriku  

Minggu, 24 Agustus 2014

kisah terukir dari 21



21 tahun yang lalu, di hari yang sama aku terlahir ke dunia, sama seperti yang lainnya aku menangis melihat dunia begitu penuh cobaan dan godaan, namun Papaku berkata bahwa itulah bukti kita sebagai pemenang. tak pernah aku sangka dalam hidupku akan sampai dimasa aku mencapai umur 21, siapa yang tahu masa depan bukan?
Namun, masa lalu semua orang mengetahui dengan baik terlebih bahwa itu adalah kehidupannya sendiri. aku terlahir dengan tinggi yang hanya 145 cm, dengan berat ketika masa SD, SMP, SMA hanya berkutat di 34-35 kg. terkejut? tidak perlu karena itulah kenyataannya.

Rabu, 13 Agustus 2014

kebohongan

dalam diam, tak berkata
dalam senyap, tak bersuara
keangkuhan tampak pada bicara
kesombongan terlihat di mata
dusta
dusta
dusta
tak percaya
pada
buaian senandung pujangga

Minggu, 10 Agustus 2014

Tebaklah

tanpa nama
tanpa berita , berikan duka diatas cerita
hidup dibawa kemana, tak pernah terkira
bohong itu kata mereka
kejam itu teriak anak manusia
dalam kesunyian dibawah dunia